Karyawan resto di Bogor aniaya pacar sampai kritis, lalu bunuh diri
Seorang karyawan restoran RM Dapur Nada, yang terletak di Perumahan
Villa Bogor Indah, Kelurahan Ciparigi, Kota Bogor, Jawa Barat bunuh diri
setelah menganiaya mantan pacarnya hingga kritis.
Kepala Bagian Operasi Polres Bogor Kota Kompol Sahroni mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 Wib, Sabtu (18/4)
"Dugaan sementara pelaku bernama Yudi (28), bunuh diri setelah menganiaya Aisyah (30), yang kondisinya saat ini kritis akibat tusukan benda tajam," kata Sahroni seperti dilansir Antara, Sabtu (18/4).
Dari hasil penyelidikan sementara, antara pelaku dan korban memiliki hubungan dekat selama bekerja di RM Dapur Nada. Sebelum kejadian, keduanya terlibat cekcok di lantai dua rumah makan yang sedang beroperasi melayani tamu.
"Belum diketahui pemicu awal terjadinya peristiwa penganiayaan dan bunuh diri ini. Keduanya diketahui memiliki hubungan dekat," kata Sahroni.
Yudi yang diduga pelaku, melukai kekasihnya dengan menggunakan pisau sangkur hingga korban mengalami beberapa luka tusukan di punggung dan tubuh lainnya hingga kritis. Awalnya, korban diduga meninggal dunia, namun nyawa korban berhasil selamat usai peristiwa penganiayaan tersebut dan kini menjalani perawatan medis di RS Azra.
Sementara pelaku ditemukan dalam kondisi tewas setelah bunuh diri dengan cara memotong nadinya. Sebelum mengakhiri hidupnya, Yudi yang ketakutan karena telah melukai korban mencoba melarikan diri ke ruko sebelah dengan melewati lantai atas.
Ia diduga bersembunyi di plafon ruko sebelah, yang merupakan kantor cabang sebuah bank. Namun, pelaku terjatuh di kamar mandi dan diduga di sanalah pelaku mengakhiri hidupnya.
"Kuat dugaan bunuh diri. Saat ditemukan banyak darah bersimbah di kamar mandi. Pintu kamar mandi juga terkunci dari dalam dan plafon di atas kamar mandi bolong. Kita masih melakukan pendalaman terutama pemicu percekcokan. Saat ini, korban belum bisa kita mintai keterangan karena kondisinya kritis," katanya.(merdeka/19/4/15)
Kepala Bagian Operasi Polres Bogor Kota Kompol Sahroni mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.30 Wib, Sabtu (18/4)
"Dugaan sementara pelaku bernama Yudi (28), bunuh diri setelah menganiaya Aisyah (30), yang kondisinya saat ini kritis akibat tusukan benda tajam," kata Sahroni seperti dilansir Antara, Sabtu (18/4).
Dari hasil penyelidikan sementara, antara pelaku dan korban memiliki hubungan dekat selama bekerja di RM Dapur Nada. Sebelum kejadian, keduanya terlibat cekcok di lantai dua rumah makan yang sedang beroperasi melayani tamu.
"Belum diketahui pemicu awal terjadinya peristiwa penganiayaan dan bunuh diri ini. Keduanya diketahui memiliki hubungan dekat," kata Sahroni.
Yudi yang diduga pelaku, melukai kekasihnya dengan menggunakan pisau sangkur hingga korban mengalami beberapa luka tusukan di punggung dan tubuh lainnya hingga kritis. Awalnya, korban diduga meninggal dunia, namun nyawa korban berhasil selamat usai peristiwa penganiayaan tersebut dan kini menjalani perawatan medis di RS Azra.
Sementara pelaku ditemukan dalam kondisi tewas setelah bunuh diri dengan cara memotong nadinya. Sebelum mengakhiri hidupnya, Yudi yang ketakutan karena telah melukai korban mencoba melarikan diri ke ruko sebelah dengan melewati lantai atas.
Ia diduga bersembunyi di plafon ruko sebelah, yang merupakan kantor cabang sebuah bank. Namun, pelaku terjatuh di kamar mandi dan diduga di sanalah pelaku mengakhiri hidupnya.
"Kuat dugaan bunuh diri. Saat ditemukan banyak darah bersimbah di kamar mandi. Pintu kamar mandi juga terkunci dari dalam dan plafon di atas kamar mandi bolong. Kita masih melakukan pendalaman terutama pemicu percekcokan. Saat ini, korban belum bisa kita mintai keterangan karena kondisinya kritis," katanya.(merdeka/19/4/15)
https://www.facebook.com/korankita